Hai Key, Selamat Ulang Tahun dan Selamat Beristirahat

21.12 Putri Dewayanti 0 Comments

19 Februari 2015

Saya punya kakak kelas yang saya kagumi. Ada dua orang, yang pertama saya temui saat waktu SMP dan yang kedua saat saya kuliah. Mereka memiliki kesamaan yang sama, berkaca mata, dan menurut saya wajahnya cukup senang dilihat (halah). Beberapa hari yang lalu saya terpikirkan untuk menulis keduanya tepat di hari ulang tahun mereka.

Kali ini saya akan menulis idola yang pertama.

Karena saya adalah pengagum rahasia, dan kalian tidak berhak tahu, Saya perkenalkan dirinya dengan sebutan "Key". Inisial namanya "KPA".

Saya bertemu dengan Key saat ospek. Dia adalah salah satu anggota OSIS. Saya suka Key saat kali pertama bertemu. Oke ralat. Saya kagum. Key berkaca mata, tampan, dan suka basket. Ketika ada sesi minta tanda tangan kakak kelas, dengan pedenya saya menyodorkan buku saya untuk ditandatangani olehnya. Padahal, waktu saya minta, tidak ada satu pun yang minta padanya. Saya minta tanda tangannya sendirian.

Ospek selesai bukan berarti kekaguman saya juga selesai. Sebagai seorang pengagum rahasia yang berbudi, saya sering memperhatikannya.

Key kelas 9F, aku kelas 7D.
Key masuk pagi, aku masuk siang.
Key main basket, aku mengamatinya.
Key melewatiku, aku berusaha tidak melihat.

Begitu.

Saya pun berusaha mengorek informasi lebih jauh. Key lahir di Blitar, hari ini, 19 Februari, 25 tahun yang lalu. Anyway, Selamat ulang tahun, Key. Allah loves you much!

Kesenangan saya sebagai pengagum rahasia tidak sampai di situ, saya dapat informasi kalau rumahnya di Kebraon. Woohoooo, kami bertetangga! Biar saya ulangi, KAMI BERTETANGGA.

Setahun kemudian, Key lulus SMP. Key lanjut SMA di Smamda. Saya pernah melihatnya berseragam Smamda. Kalau saya ke sekolah diantar mama, pasti melewati rumah Key. Voila! Saya punya kesempatan untuk melihatnya. Saya pernah melihat Key duduk di teras, memasang kaos kaki sebelum berangkat ke sekolah. Saya juga sering melihat Key mengendarai sepeda sebelum dia naik angkot. Saya sering melihat Key di angkot. Saya sering melihat Key.

Saya juga punya cerita bersama Key. Waktu itu tanggal 1 Januari, saya lupa tahun berapa. Saya memberanikan diri untuk pergi membeli pulsa di Key. Oh ya, Key berjualan pulsa di rumahnya.

"Lho Kak Key?"

Hahahaha. Saya menyapa seolah-olah kaget. Padahal...

Dan kami pun berdialog. Itu adalah kali terakhir saya mengobrol dengan Key.


Hari ini ulang tahunnya. Saya kehilangan kabar Key. Beruntung sekarang ada media sosial. Hanya tulis namanya, dan keluarlah akun Key.

Saya membaca pesan ucapan selamat ulang tahun dari teman-temannya.

Saya membaca pesan mereka.

Mata saya berkaca-kaca.

Key sudah meninggal.

Key meninggal tiga tahun yang lalu, tepat tiga hari setelah hari ulang tahun saya.

Oke, saya syok. Fakta yang harus saya terima adalah Key pergi. Tiga tahun yang lalu. Dan saya baru mengetahuinya di hari ulang tahunnya. Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Yang saya tahu adalah saya tidak pernah melihat Key saat melewati rumahnya. Rumah Key selalu tertutup.

Baiklah, sebagai pengagum rahasia yang baik, tidak ada yang lebih pantas selain mendoakan Key bahagia di sisi Allah. Key orang baik. Saya sayang Key. Semua sayang Key, Allah lebih sayang Key.


Selamat ulang tahun dan beristirahat, Key.







0 komentar: