Aku menunggumu, gadis fisikaku
Dear, gadis fisika...Lex I: Corpus omne perseverare in statu suo quiescendi vel movendi uniformiter in directum, nisi quatenus a viribus impressis cogitur statum illum mutare.
Jangan kira aku bisa mengartikan kalimat itu dengan sempurna. Aku payah dalam hal ini. Aku hanya googling "Hukum Newton I" dan kalimat itulah yang keluar. Dan jangan kira aku tertarik dengan fisika, karena aku bukan Newtonian sepertimu.
Gadis fisika, pernahkah kamu berpikir bahwa tidak bisa melupakanmu termasuk hukum Newton I? Oh ayolah, jangan berpikir seperti yang di buku-buku, yang hanya memberikan contoh klasik orang akan terdorong saat bis mendadak mengerem. Eh maaf, kamu jangan tersinggung ya gadisku. Eh maaf lagi, mantan gadisku.
Itulah yang kurasakan, gadis fisika.
Aku adalah sebuah massa yang tetap dengan kesetiaan konstan tidak bisa melupakanmu. Resultan gaya melupakanmu nol. Aku masih mencintaimu, gadis fisika.
Lucu ya, aku yang tak tahu menahu fisika bisa berpikir seperti ini. Mungkin dirimu lah yang menginspirasi.
Gadis fisika,
Bisakah kita menerapkan hukum Newton III kembali? Saat aku memberikan gaya kepadamu, engkau akan membalasnya dengan besar gaya yang sama. Sama indahnya, sama menggebunya. Mampukah?
Aku menunggumu, gadis fisika(ku).
- Aditya Hadinata -

0 komentar: